Showing posts with label institut teknologi bandung. Show all posts
Showing posts with label institut teknologi bandung. Show all posts

Monday, October 10, 2016

Travelling 03 - Review Resto Romantis di Kota Bandung yang bernama The Valley

Kali ini pos aku masih bakal bercerita mengenai review tempat yang pernah aku dan si 'ehemm' pacar kunjungi yaa.

Maaf sebenernya bukan travelling sih, tapi gapapa ya kalo aku masukin ke dalam kategori ini biar mudah di temukan di dalam blog aku hehe.

Dulu waktu kita lagi anniv dan kebetulan lagi sama-sama punya rezeki agak berlebih, kami ingin coba sekali-kali ke tempat makan hitz dan romantis di dago pakar Bandung.

Setelah baca-baca review orang, akhirnya decision kita ke resto The Valley ini karna view nya yang indah banget.

Jadi sedikit perkenalan aja mengenai resto ini, The Valley beralamatkan di Jl. Lembah Pakar Timur No. 28, The Valley Hotel. Resto ini buka dari jam 11 siang hingga jam 11 malam. Nomor telfonnya 022-2511450 barangkali kalian ada yang mau reservasi tempat terlebih dahulu.

Btw, kalau kalian belum tau letak dago pakar itu dimana, dago pakar itu letaknya ada di ujung jalan dago. Kenapa di ujung? karna dataran disini lebih tinggi dari dataran yang lain, jadi banyak resto yang didirikan disini sengaja biar dapet view kota bandung yang ciamik.

Jalan menuju ke dago pakarnya pun tidak besar loh (tidak sebesar jalan raya dago), jadi kalau bawa mobil dan kebetulan itu hari libur atau weekend yaa sabar aja kena macet. Jangan lupa juga reservasi tempat dulu yaa, biar jangan udah cape-cape kena macet, eehhhh sampe disana ga kebagian tempat. Sedih nanti :(

Berhubung aku ga sempet foto luar resto ini, jadi aku ambil dari beberapa sumber supaya kalian tau tempatnya kaya gimana yaa

(sumber gambar: http://travelurban.com/wp-content/uploads/2013/08/the-valley-bandung.jpg)


(Sumber gambar: http://rancupid.blogspot.co.id/2012/12/the-valley-bistro-cafe.html)

Gambar diatas adalah tempat parkir resto The Valley pada malam hari.

'
(Sumber gambar: http://rancupid.blogspot.co.id/2012/12/the-valley-bistro-cafe.html)

Dan gambar yang ini adalah pintu masuk menuju resto The Valley.

Kebetulan waktu aku kesana sengaja pilih malam hari buat sok-sok an candle light dinner gitu deh hehehe.

Pada awal masuk resto, suasananya beda banget dari resto-resto yang pernah aku dan Ricky kunjungi, disini pelayannya kaya serasa banyak yang nanyain kita gitu, nunjukin arah, dan seragamnya formal banget. Sebenernya agak risih sih awalnya, karna kita 'mahasiswa' ga biasa diginiin sama pelayan resto. Kita ditanyain berapa orang, mau indoor atau outdoor, pilih tempat outdoor nya yang bagian mana, dianterin sampai ke tempat duduk (padahal aku sama Ricky lama banget nyari spot yang pewe), kursinya di dorongin sama pelayannya, lalu pelayannya sigap banget ngasih menu gitu. Inti nya ya resto mahal kaya gini semua kali ya... Such a new experience buat aku dan Ricky.

Saat lihat menu nya The Valley tuh JENG JENG JENG banget! Ga nyangka harganya mahal diluar ekspektasi soalnya di pikiran aku tuh paling maksimal habis Rp 200.000 buat dua orang. EEHHH disini mah segitu baru bisa buat bayar makan 1 orang doang.

Karna aku ga sempet foto menu nya juga, so aku ambil dari sumber lain yaa...

(This photo of The Valley is courtesy of TripAdvisor)


(This photo of The Valley is courtesy of TripAdvisor)

(This photo of The Valley is courtesy of TripAdvisor)

(This photo of The Valley is courtesy of TripAdvisor)

Setelah pilih-pilih menu, akhirnya aku pesen Beef Four Season, Banana Split dan Ricky pesen Tenderloin Classic kalau tidak salah.

1. Banana Split


2. Beef Four Season

3. Tenderloin Classic

Overall sih makanannya enak dan mengenyangkan banget. Tapiiii, dengan harga segini, kami prefer steak di Congo yang lebih murah dan nuansa romantisnya juga dapet. Oh ya, Congo ini juga ada di dago pakar loh. Kapan-kapan next review travelling nya bakal bahas Congo deh kalo foto-foto lengkap kami saat berada disana ketemu (masalahnya aku cari-cari ga ada, sediihhhhh).

Setelah kenyang makan, kami pun mengabadikan foto-foto kita di The Valley. Maklum, kita bayar mahal disini kan sebetulnya karna view nya hehehe.

1. Foto berdua dengan mencari angle pemandangan yang bagus


2. Foto individuale hehehe



3. Foto pemandangan kota Bandung yang ternyata ga terekam dengan baik di kamera kami :(


4. Foto makanan kami ala-ala candle light dinner gituuuu


5. Pemandangan restoran didepan kursi yang kami duduki


6. Back to foto bersama dengan gaya yang bikin iri jombloers hehehe (maaf)


7. Foto bersama dengan bantuan cahaya penerangan dari lilin


Terakhir, foto aku yang aku anggap bagus (captured by Ricky) hehehe narsis


Setelah mencoba makan disini, akhirnya aku dan Ricky memutuskan untuk tidak kesini lagi sebelum kami mendapat pekerjaan. Karna harga makanan disini sangat tidak ramah untuk kantong mahasiswa :)

Terakhir banget, seperti biasa aku punya cuplikan video singkat tentang kedatangan kami ke The Valley ini.
So, HAPPY WATCHING!!!


Sekian pos blog hari ini, semoga bermanfaat yaa....

Saturday, October 8, 2016

Travelling 02 - Jalan jalan ke Dusun Bambu Lembang

Cerita punya cerita

Sebenernya aku akan bahas pengalaman jalan-jalan aku dan 'eheemm' pacarku Ricky pas kita berdua sengaja datang jauh-jauh ke Lembang demi foto di tempat HIITZZZ hehehe

Ini udah agak lama yaa, maafkan diriku yang masih jadulzzzzz :-(

Jadi, jarak ITB-Dusun Bambu (Lembang) itu kira-kira 19-km an



Aku dan ricky ke dusun bambu naik motor loh.

Setelah pejalanan kira-kira 1 jam-an, tibalah aku dan Ricky di dusun bambu.


(sumber gambar: dusunbambu.com)


Harga tiket masuk perorang nya Rp 15.000 dan buka tiap hari dari mulai jam 10 pagi hingga 10 malam.

Kebetulan waktu itu aku dan ricky kesana siang-siang pas banget baru beres kuliah, jadi pencahayaan untuk berfoto-ria nya bagus sekali hihihi


Setelah membayar tiket masuk, kita para pengunjung menunggu adanya jemputan mobil (mobil bunga-bunga yang ada di belakang foto aku dan ricky) karna ternyata dari tempat tiket masuk ke tempat wisata dusun bambunya sendiri cukup jauh bila kita jalan kaki. Tapi tenang aja, mobil jemputannya gratis ko.


Sesampainya di tempat wisata, aku dan ricky langsung cari spot foto paling hittzzz di Dusun Bambu yaitu sangkar burung raksasa ini.

EITSSSS tenang bu, walaupun bentuknya kaya sangkar burung, tapi yang ngisinya bukan burung ko, melainkan orang-orang yang udah reserve tempat untuk makan disini.

Tapi aku dan ricky ga mesen tempatnya, takutnya mahal sih hehe, maklum mahasiswa...




Buat para pembaca blog ini yang kebetulan jomblo, plis jangan baper ya guyssss. Intinya kalo kalian kesini, enaknya sih bawa sanak famili atau kekasih siihh. Kalo bareng temen (cowo-cowo) sih mendingan ke tempat nongkrong aja. Tapi mungkin kalo temen (ciwi-ciwi) bisa kesini, karna mereka pasti buanyaaakkkk banget sesi foto-fotoannya hehehe.

Oh yaa, bagi kalian para pecinta kuliner, bisa banget cobain makanan disini. Memang sih harganya agak pricey untuk kantong mahasiswa. Tapi sekali-kali boleh lah yaaa...

Sistem peruangan untuk makan disini mayan ribet, kita harus pake deposit. Deposit disini berupa uang mainan kaya monopoli gitu kelipatan 5000. Dan mereka sepertinya sengaja melabeli harga makanannya dengan kelipatan 5000.

Jadi untuk para mahasiswa yang ga mau rugi, pikirkanlah dengan cermat mau beli makanan apa aja yang ujung-ujungnya uang deposit ini bisa habis 100%.


Dan setelah melewati proses pikir-pikir yang sangat panjang, akhirnya kami sepakat beli ini untuk makan siang kami. YAKK!! Nasi Timbel



Tidak lupa kami juga membeli camilan untuk dibawa saat jalan-jalan keliling dusun bambu. Kami membeli 3 buah donat hihi (dasar si ratu gembul sukanya nyemil)


Lalu pada sore harinya kami makan lagiiiii. Kayanya sih dua orang ini memang hobi nya makan yakk.

Aku dan Ricky beli bakmie goreng. YUUMMM






Tetapi kalo ditanya enakan mana nasi timbel atau bakmie nya, mending kalian makan nasi timbelnya aja deh beneran. Bakmie nya agak hambar pas aku beli dulu.

NEXT..

Berikut adalah foto-foto kami sepanjang perjalanan di Dusun Bambu

1. Foto-foto bareng bunga






2. Foto dengan tumbuhan hijau nan indah







3. Foto dengan tempat no.2 paling hitzzz di Dusun Bambu yaitu danau buatan dan penginapannya yang indah







4. Foto tempat yang terakhir yaitu musola nya. Jangan lupa beribadah yaa walaupun lagi seneng-seneng wisata :)


Sekian pos blog artikel kedua tentang travelling aku.

Masih banyak travelling lain yang belum aku pos nih huhu maaf yaaa.

Mohon maaf atas ketidak HD an gambar foto, ini karna camera digital kami kehabisan batre (lupa di charge)

Berikut ada short video tentang aku dan ricky wisata ke dusun bambu lembang!!

ENJOYYY WATCHING



Pesan terakhir dari aku: 'hidup hanya sekali, jangan lupa bahagia'.

With Love,
Alifah Ratu Saelynda